Berita
Bimtek Ekonomi Kreatif Puncak Jaya Dorong Pelaku Usaha Tingkatkan Kreativitas dan Daya Saing Produk Lokal
Bimtek Ekonomi Kreatif Puncak Jaya Dorong Pelaku Usaha Tingkatkan Kreativitas dan Daya Saing Produk Lokal
Bimtek Ekonomi Kreatif Puncak Jaya Dorong Pelaku Usaha Tingkatkan Kreativitas dan Daya Saing Produk Lokal
Nomor: 135/PR/DISKOMINFO/VIII/2026
Mulia, 26 Agustus 2026 — Kegiatan Bimbingan Teknis dan Pendampingan Ekonomi Kreatif Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga memberikan pembekalan kepada para pelaku usaha ekonomi kreatif mengenai pengembangan usaha, strategi bisnis, perizinan, hingga pemasaran produk. Kegiatan ini bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang berlangsung di SD Negeri Puruleme, Kabupaten Puncak Jaya, tersebut menghadirkan dua narasumber yang memberikan materi sesuai dengan kompetensi masing-masing. Bimbingan teknis ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan perwakilan pelaku usaha ekonomi kreatif, khususnya bidang kerajinan tangan.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan keterampilan pelaku ekonomi kreatif serta mendorong pengembangan produk unggulan berbasis potensi lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing.
Dalam sambutannya, Kepala Disparpora Kabupaten Puncak Jaya, Otis Murib, mengharapkan peserta dapat memahami dan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam mengembangkan usaha masing-masing serta memanfaatkan kegiatan ini sebagai ruang berdiskusi untuk mencari solusi atas berbagai kendala usaha.
Sementara itu di tempat yang sama, pemateri Elisabeth Imelda Rahawarin, didampingi narasumber Elia Makukuer, menyampaikan, "Kami Sebagai Pemateri dalam kegiatan pelatihan di badang teknis dan ekonomi kreatif ini berharap peserta yang hadir sungguh-sungguh memahami materi materi yang kami sampaikan mau bergiat untuk mengelola sumber daya alam yang ada untuk menjadikan produk-produk unggulan Kabupaten Puncak Jaya yang bisa diperluas di Provinsi Papua Tengah maupun seluruh Indonesia."
Panitia Pelaksana Suryono murib menambahkan, "Output dari kegiatan ini harapan kami ke depannya lewat kegiatan ini kreativitas dari ibu-ibu atau kaum muda-mudi dalam hal ekonomi kreatif bisa berkembang dan bisa berhasil dengan baik ujarnya."
Sebagai bagian dari penutupan kegiatan, rangkaian Bimbingan Teknis dan Pendampingan Ekonomi Kreatif Tahun 2026 ditutup dengan pembagian benang dan jarum jahit noken kepada peserta.
Pemberian tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap peserta, khususnya dalam mengembangkan keterampilan dan kreativitas di bidang kerajinan tangan. Peralatan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan produksi serta meningkatkan kreativitas peserta dalam menghasilkan berbagai produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomi.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dalam mendorong ekonomi kreatif yang berbasis pada potensi masyarakat dan sumber daya lokal, sehingga ke depan dapat berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.