Berita
TONGGAK SEJARAH BARU : DPRK PUNCAK JAYA RESMI SETUJUI PEMEKARAN KABUPATEN YAMO DALAM RAPAT PARIPURNA
TONGGAK SEJARAH BARU : DPRK PUNCAK JAYA RESMI SETUJUI PEMEKARAN KABUPATEN YAMO DALAM RAPAT PARIPURNA
NOMOR PERS RELEASE : /PR/DISKOMINFO/II/2026
Mulia,(Rabu,11/02)_Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Puncak Jaya menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Bertempat di Aula Sasana Kawonak.
Rapat paripurna ini juga menyepakati usulan pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Yamo sebagai respons atas aspirasi masyarakat setempat. Pengesahan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna II dan III.
Rapat yang dipimpin oleh pimpinan dewan ini dinyatakan kuorum setelah dihadiri oleh 35 anggota dewan dari total 38 anggota DPRK Puncak Jaya. Kuorum dibacakan oleh Sekretaris Dewan, Elita Telenggen. sesuai dengan tata tertib yang berlaku.
Dalam sambutan, Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., MM menegaskan pentingnya percepatan pembangunan di daerah. “Saya menekankan agar seluruh pihak segera menyelesaikan pembangunan yang telah direncanakan,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa menekankan bahwa usulan pembentukan Kabupaten Yamo merupakan langkah serius pemerintah daerah dalam mengawal aspirasi akar rumput.
"Hari ini kita menjadi saksi komitmen bersama untuk mengupayakan pemekaran Kabupaten Yamo. Ini adalah amanah dan aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat yang harus kita kawal bersama," imbuhnya.
Dirinya juga mengajak seluruh peserta rapat untuk tetap bersatu dalam membangun Kabupaten Puncak Jaya. “Kebersamaan adalah kunci. Mari kita tingkatkan persatuan dan kerja sama demi kemajuan daerah. Ke depan, kita harus lebih serius meningkatkan kualitas pendidikan agar generasi muda Puncak Jaya siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.
Ditemui media, Yuni Wonda Dalam struktur APBD 2026, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya memfokuskan alokasi anggaran pada empat sektor fundamental yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Dalam bidang pendidikan, Ia menekankan bahwa program sekolah gratis dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK akan tetap dilanjutkan. “Kami masih terus melanjutkan kebijakan ini agar anak-anak Papua memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Untuk sektor kesehatan, perhatian khusus diberikan kepada pelayanan ibu hamil di puskesmas serta penanganan penyakit menular. “Bagaimana penyakit menular masyarakat ini harus kita hentikan,” tegasnya
Dengan berakhirnya rapat ini, DPRK Kabupaten Puncak Jaya resmi menutup rangkaian pembahasan raperda tahun 2026. Rapat ini tidak hanya menjadi bagian dari proses legislasi, tetapi juga tercatat sebagai tonggak sejarah bagi masyarakat Puncak Jaya, khususnya terkait pemekaran Kabupaten Yamo. Harapannya, langkah ini akan membawa pelayanan dan pembangunan lebih dekat kepada rakyat, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam mewujudkan Puncak Jaya yang maju, mandiri, dan sejahtera.